Dituding Terlibat Korupsi, Menteri Malaysia Mundur

Dituding Terlibat Korupsi, Menteri Malaysia Mundur

- detikNews
Senin, 12 Mar 2012 11:17 WIB
Dituding Terlibat Korupsi, Menteri Malaysia Mundur
Kuala Lumpur, - Salah seorang menteri Malaysia mengundurkan diri di tengah tudingan skandal korupsi yang mengancam pemerintahan Perdana Menteri Najib Tun Razak. Shahrizat Abdul Jalil yang merupakan Menteri Urusan Wanita, Keluarga dan Pengembangan Masyarakat, dengan berbesar hati memutuskan mundur dari jabatannya.

"Saya ingin menekankan bahwa saya membuat keputusan ini atas kemauan saya sendiri. Saya mencintai negara ini dan saya sangat menghormati pemerintah dan juga perdana menteri," ujar Shahrizat dalam konferensi pers yang digelar Minggu (11/3) dan dilansir oleh The Star, Senin (12/3/2012).

Shahrizat dituding terlibat dalam praktik korupsi yang dilakukan oleh perusahaan bernama National Feedlot Corporation (NFC) yang merupakan milik suaminya, Mohamad Salleh Ismail. Ketiga anak Shahrizat juga dituding terlibat dalam kasus ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

NFC yang bergerak di bidang peternakan mendapatkan pinjaman dana pemerintah sebesar 250 juta ringgit atau sekitar Rp 755 miliar untuk keperluan menaikkan produksi daging sapi. Namun Shahrizat dan keluarga dituding telah menyalahgunakan dana pinjaman tersebut.

Mereka dituding menggunakan dana pinjaman bagi NFC tersebut untuk membeli tanah, properti dan pengeluaran lainnya, yang sama sekali tidak terkait dengan bisnis peternakan.

Atas tudingan-tudingan tersebut, Shahrizat pun membantahnya. "Saya tidak memiliki kaitan apapun dengan NFC. Semua hanya karena saya menikah dengan direkturnya," bantahnya.

"Saya sudah terjun di dunia politik sejak lama, dan hal ini merupakan hal paling tepat yang harus dilakukan. Mengabdi kepada masyarakat di bawah kementerian telah menjadi perjalanan yang membahagiakan bagi saya," imbuh Shahrizat yang menggelar konferensi pers dengan didampingi anak-anaknya dan cucunya.

Usai mengundurkan diri, Shahrizat menuturkan dirinya akan tetap aktif sebagai Ketua Wanita Umno.

Kasus korupsi yang menyeret NFC tersebut terbongkar pada tahun 2010 ketika hasil laporan audit nasional menyatakan, NFC gagal memenuhi target produksi. Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan atas kasus ini.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads