50 Anak Yatim Piatu Korut Kabur ke China

50 Anak Yatim Piatu Korut Kabur ke China

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 08 Mar 2012 17:47 WIB
50 Anak Yatim Piatu Korut Kabur ke China
Seoul, - Sekitar 50 anak yatim piatu asal Korea Utara (Korut) melarikan diri dari negaranya. Anak-anak dari satu panti asuhan ini dilaporkan tengah bersembunyi di China.

Anak-anak yatim piatu ini diketahui berasal dari sebuah panti asuhan di Hyesan, yang terletak di perbatasan timur laut Korut. Mereka kabur bersama-sama melintasi perbatasan Korut-China pada 29 Februari lalu.

Informasi tersebut diungkapkan oleh seorang anggota parlemen Korea Selatan (Korsel), Park Sun-Young dari partai oposisi konservatif, Liberty Forward, kepada kantor berita Korsel, Yonhap. Park dikenal sebagai tokoh yang sangat vokal dalam memperjuangkan hak-hak para pengungsi Korut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untungnya, saya belum mendengar bahwa mereka (anak yatim piatu) tertangkap (otoritas China)," tutur Park seperti dilansir oleh AFP, Kamis (8/3/2012).

Bulan lalu, Park nekat melakukan aksi mogok makan di depan kantor Kedubes China di Korsel. Aksi Park ini dimaksudkan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan China yang memulangkan pengungsi Korut yang tertangkap melarikan diri ke negaranya. Aksi mogok makan Park ini berakhir pada 2 Maret lalu, ketika menginjak hari ke-11, karena Park pingsan.

Menurut Park, pada Desember 2011 lalu juga ada 30 anak yatim piatu dari panti asuhan yang sama, berusaha kabur ke China. Namun sayangnya, mereka tertangkap oleh penjaga perbatasan Korut dan diperlakukan secara tidak manusiawi.

Sementara itu, hingga saat ini ada 48 orang pembelot Korut yang tertangkap oleh otoritas China dan tengah menunggu repatriasi ke negara asalnya. Jika memang kembali ke Korut, hukuman berat termasuk hukuman mati, akan menanti mereka. Hal inilah yang selama ini ditolak oleh para aktivis dan juga otoritas Korsel. Berulang kali, Korsel mendorong otoritas China untuk mengubah kebijakannya dalam memperlakukan para pembelot Korut.

Tercatat lebih dari 21.700 warga Korut kabur ke Korsel sejak perang Korea terjadi pada 1950-1953 silam. Jumlah ini terus bertambah akhir-akhir ini. Sebagian besar dari mereka memilih kabur melalui jalur darat ke China baru kemudian menuju ke negara ketiga untuk mencari tempat tinggal, biasanya mereka memilih wilayah Korsel.

(nvc/ita)


Berita Terkait