Banjir bandang yang diakibatkan hujan deras yang turun terus-menerus itu menimbulkan kekacauan di wilayah Klang Valley. Rumah-rumah rusak terendam banjir. Bahkan tanah longsor juga terjadi dan menewaskan seorang anak laki-laki bernama Raja Mohd Irfan Raja Azlan.
Anak usia 13 tahun itu meninggal di rumah sakit setelah sebelumnya terperangkap dalam lumpur tebal akibat tanah longsor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut seorang tetangga, korban sedang bermain di belakang rumahnya ketika tanah longsor itu terjadi.
Di daerah-daerah lain di Ampang, para pengendara terjebak dalam kemacetan di sejumlah jalan akibat banjir. Bahkan di Jalan Dang Wangi, Kuala Lumpur, toko-toko pun terendam banjir.
"Sekitar 400 orang di Ampang telah telantar dan saat ini tinggal sementara di sebuah surau di Lembah Jaya Utara," kata kepala divisi Wanita Umno Ampang, Dr Rozaidah Talib.
Tempat-tempat lain seperti Lebuh Ampang, Jalan Pinang, Kampung Baru, Ampang, Taman Kosas, Jalan Bangsar dan Jalan Sultan Ismail juga tak luput dari banjir. Namun banjir yang terjadi pada Rabu, 7 Maret malam itu kini telah mulai surut di sejumlah tempat.
(ita/nrl)











































