Padahal itu hanya karangannya saja untuk menjelaskan kenapa wajahnya dibalut perban. Namun karena ketahuan berbohong soal itu, Anwar yang merupakan anggota partai radikal Al-Nour, ini terpaksa mengundurkan diri dari posisinya.
"Al-Balkimy menyampaikan permohonan maaf resmi kepada dokter dan rumah sakit, seluruh anggota parlemen, media dan institusi keamanan. Dia juga mengundurkan diri dari partai dan parlemen," demikian pernyataan Partai Al-Nour, seperti dilansir oleh Sydney Morning Herald, Selasa (6/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pihak rumah sakit tempat Anwar dirawat kemudian memberikan pengakuan mengejutkan. Mereka membantah pernyataan Anwar tersebut dan menuturkan bahwa Anwar dirawat usai menjalani operasi plastik pada hidungnya.
Ketua Partai Al-Nour, Emad Abdul-Ghafour, pun datang mengunjungi Anwar di rumah sakit untuk mengusut insiden tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa memang pernyataan Anwar soal dirampok pria bersenjata tidak benar. Yang sebenarnya ialah pernyataan pihak rumah sakit yang diperkuat oleh pernyataan dokter yang merawat Anwar.
Diketahui bahwa operasi plastik merupakan tindakan yang dilarang dan melanggar hukum Salafi yang ultra-konservatif. Mesir menerapkan hukum yang mengintepretasi Islam secara ketat.
(nvc/ita)