Antisipasi Banjir Meluas, 8 Ribu Orang di Australia Mengungsi

Antisipasi Banjir Meluas, 8 Ribu Orang di Australia Mengungsi

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 06 Mar 2012 09:32 WIB
Antisipasi Banjir Meluas, 8 Ribu Orang di Australia Mengungsi
Sydney - Lebih dari 8 ribu orang di New South Wales, Australia, terpaksa mengungsi di tengah ketakutan bencana banjir yang terus meluas. Muncul kekhawatiran bahwa tanggul yang menahan luapan air Sungai Murrumbidgee akan jebol.

"Tanggul itu bisa menahan, namun bisa juga tidak," ujar Wakil Komisioner Badan Bencana Nasional, Dieter Geske, kepada Seven Network dan dilansir oleh AFP, Selasa (6/3/2012).

Sebanyak 8 ribu warga yang mengungsi tersebut berasal dari kota Wagga Wagga. Di lokasi tersebut ketinggian Sungai Murrumbidgee telah mencapai 10,9 meter, yang merupakan level tertinggi. Menurut Geske, level ini terakhir kali dicapai pada tahun 1844 silam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika tanggul gagal menahan luapan air dan kemudian air masuk ke CBD (wilayah pusat bisnis) dan wilayah lainnya di Wagga Wagga, maka warga harus berada di pusat penampungan, bukannya di rumah mereka atau di pusat bisnis," tutur Geske.

Diketahui bahwa kota Wagga Wagga sering diterjang banjir yang cukup parah sejak tahun 1840-an. Menurut otoritas setempat, warga di kota tersebut telah terlatih dalam menghadapi perintah evakuasi setiap saat banjir mengancam.

"Saya tahu di mana letak rumah saya -- jika memang tanggul meluap hingga ke jalanan, dibutuhkan sedikit waktu untuk mengungsi -- jadi saya akan mengungsi," ucap seorang warga setempat, Melina Skidmore kepada stasiun televisi ABC.

Sejak 3 minggu terakhir, tiga negara bagian yang ada di wilayah timur Australia diterjang banjir. Selain New South Wales, banjir juga menerjang wilayah pedesaan yang ada di Queensland dan Victoria.

Banjir ini juga memakan korban jiwa. Sejauh ini, dilaporkan dua pria tewas ketika berusaha menyeberang banjir dengan mobil mereka. Banjir ini juga berdampak pada rusaknya lahan perkebunan kapas dan gandum, serta ratusan ternak yang tersapu banjir.

Diprediksi, banjir di kota Wagga Wagga akan mencapai level tertinggi pada Selasa (13/3) pekan depan.

(nvc/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini