"Tampaknya beberapa orang mencoba meningkatkan kembali ketegangan di negara ini," cetus Menteri Budaya dan Pariwisata Ertugrul Gunay tanpa menjelaskan lebih jauh seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (5/3/2012).
Bahan peledak tersebut diletakkan dalam sebuah botol plastik kecil. Bom tersebut meledak sekitar 20 meter dari gedung kantor PM Erdogan yang terletak di Distrik Kizilay. Insiden itu terjadi sekitar 1,5 jam sebelum rapat kabinet yang akan dipimpin Erdogan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuksel menolak berkomentar mengenai kemungkinan motif serangan tersebut. "Penyelidikan tengah dilakukan," ujarnya.
Serangan bom ini terjadi kurang dari sepekan setelah bom yang dikendalikan dari jarak jauh meledak di Istanbul dekat markas besar partai berkuasa Turki pimpinan Erdogan. Serangan bom itu melukai 15 polisi dan 1 warga sipil.
(ita/nrl)











































