"Jumlah korban tewas dalam pertempuran antara militer dan militan Qaeda ... telah bertambah menjadi sedikitnya 78 (tentara)," ujar seorang pejabat militer setempat yang enggan disebutkan namanya, seperti dilansir oleh AFP, Senin (5/3/2012).
Pertempuran ini terjadi pada Minggu (5/3) waktu setempat. Saat itu, sekelompok pria bersenjata yang kemudian diketahui merupakan anggota Al-Qaeda datang menyerbu sebuah markas militer Yaman di Kud, sebelah selatan Zinjibar.
Pertempuran ini juga melukai puluhan orang lainnya. "Ini adalah pembantaian massal," imbuh pejabat militer tersebut.
Seorang petugas medis di sebuah rumah sakit militer setempat membenarkan jumlah korban tewas mencapai 78 orang tentara. Tetapi dia juga mengakui pihaknya kewalahan untuk menangani para korban luka.
"Kami terpaksa menggunakan kantor pemerintahan dan ruang tunggu untuk merawat korban luka," tutur petugas medis yang enggan disebutkan namanya tersebut kepada AFP.
Korban terus bertambah akibat pertempuran ini, yang kemudian meluas ke wilayah militer lain yang ada di pinggiran kota tersebut. Para militan mengambil alih kota Zinjibar dan sejumlah kota lainnya yang ada di wilayah selatan Yaman sejak Mei 2011 lalu. Tepatnya, saat dimulainya aksi unjuk rasa menentang rezim Presiden Ali Abdullah Saleh yang kini telah lengser.
(/)











































