Kementerian Pertahanan Yaman menyatakan, dua militan yang mengendarai sebuah mobil bermuatan bahan peledak, masuk ke pangkalan militer Yaman di Provinsi al-Bayda pada Sabtu subuh waktu setempat. Keduanya tewas dalam aksi bom bunuh diri itu. Seorang tentara Yaman juga tewas.
Serangan tersebut menargetkan pasukan Garda Republik. Pemerintah Yaman menuding kelompok Al-Qaeda bertanggung jawab atas pengeboman tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga kota ngeri dengan kekuatan ledakan itu, yang terasa hingga jarak lebih dari dua kilometer jauhnya dan merusak puluhan rumah di sekitarnya dan menerbangkan jendela-jendela rumah," demikian disampaikan.
Para militan terkait Al-Qaeda selama ini telah memanfaatkan pergolakan politik di Yaman untuk memperkuat keberadaan mereka di negeri itu.
Sebelumnya pada Jumat, 2 Maret waktu setempat, sekelompok pria bersenjata menembaki tim keamanan Amerika Serikat yang tengah melatih tentara-tentara Yaman. Tak ada korban dalam insiden itu.
(ita/ita)











































