Sungguh tragis! Terburu-buru ingin membawa putrinya ke rumah sakit, seorang pria di Malaysia tewas dalam kecelakaan lalu lintas. Karena tergesa-gesa, pria berumur 44 tahun itu nekat mengemudikan kendaraannya dengan melawan arus lalu lintas. Namun pria malang itu harus membayarnya dengan nyawanya.
Musibah terjadi ketika pria bernama S. Pandian tersebut ingin segera membawa putrinya yang lumpuh ke rumah sakit pada Kamis, 1 Maret lalu. Seetha, anak berumur 12 tahun itu tiba-tiba mengalami serangan epilepsi.
Namun saat akan menuju Rumah Sakit Penang, mobil sedan yang dikemudikan Pandian menabrak sebuah van. Tabrakan itu begitu keras sampai-sampai bagian depan mobil Pandian hancur tak berbentuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu pula dengan putrinya, Seetha yang kini dalam keadaan koma. Putri Pandian lainnya, Sasi-Rekha yang juga berada di mobil saat kejadian, tengah dirawat di rumah sakit yang sama karena mengalami luka-luka. Meski tetap sadar, namun kondisi gadis berumur 19 tahun itu masih lemah.
Dikatakan Sasi-Rekha, saat kejadian ayahnya mengemudikan mobil dengan kencang hingga akhirnya dia kehilangan kendali atas kendaraan tersebut. Hingga saat ini, para dokter masih merahasiakan kematian ayahnya dari gadis tersebut. Alasannya, dokter tak ingin membuat gadis yang masih lemah itu bersedih atas kematian sang ayah.
(/)










































