Staf keamanan menemukan bom sederhana tersebut di antara kargo yang sedang diproses di Bandara Internasional Kalibo pada Selasa, 28 Februari malam waktu setempat. Demikian disampaikan juru bicara kepolisian nasional, Kepala Inspektur Agrimero Cruz seperti dilansir AFP, Rabu (29/02).
Polisi pun membawa perangkat yang ditaruh dalam amplop plastik seukuran majalah itu keluar dari bandara. Dikatakan Cruz, setelah itu bahan peledak tersebut diledakkan secara aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Cruz tidak tahu siapa yang meletakkan paket tersebut. "Kami tidak bisa berspekulasi tentang siapa yang berada di belakang itu," kata Cruz. Dia juga tidak bisa menjelaskan secara rinci mengenai potensi kekuatan bom.
Bandara Internasional Kalibo menangani puluhan penerbangan per hari. Bandara itu menghubungkan Kalibo dengan kota-kota di China dan Korea Selatan juga kota-kota di Filipina. Kalibo merupakan pintu gerbang utama bagi para turis menuju Boracay, yang menarik hampir satu juta pengunjung tahun 2011 lalu.
(ita/ita)










































