Apartemen di Rusia Roboh, 2 Orang Tewas & 14 Masih Hilang

Apartemen di Rusia Roboh, 2 Orang Tewas & 14 Masih Hilang

- detikNews
Selasa, 28 Feb 2012 17:34 WIB
Moskow - Sebuah apartemen berlantai 9 di Rusia ambruk akibat ledakan gas. Akibat insiden ini, sedikitnya 2 orang tewas, 12 orang mengalami luka-luka dan 14 orang lainnya dinyatakan masih hilang.

Robohnya apartemen ini dilaporkan dipicu oleh ledakan gas pada salah satu bloknya. Ledakan gas ini menghancurkan 4 lantai pertama hingga menimbulkan lubang besar, dan kemudian sisa lantai di atasnya roboh.

Yang menarik, hanya sekitar satu lajur yang roboh seperti membentuk celah, sedangkan blok apartemen yang ada di kanan dan kiri masih berdiri tegak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden ini menimpa sebuah apartemen yang terletak di kota Astrakhan, sekitar 800 mil dari Moskow. Demikian seperti diberitakan oleh kantor berita ITAR-Tass dan dilansir oleh Daily Mail, Selasa (28/2/2012).

Hingga kini, dilaporkan ada 14 orang yang masih belum diketahui nasibnya. Diduga, mereka terjebak di bawah puing-puing bangunan. Petugas penyelamat masih menyisir puing-puing bangunan untuk mencari korban yang masih hilang.

Pihak Kementerian Urusan Darurat Rusia menyatakan, ledakan yang berimbas pada robohnya apartemen ini disebabkan oleh kebocoran gas. Namun, sejumlah laporan lainnya menyebutkan, ada seorang penghuni apartemen yang sengaja bunuh diri dengan meledakkan diri.

"Nasib 14 orang masih belum diketahui hingga saat ini," ujar Wakil Menteri Urusan Darurat, Pavel Popov seperti dikutip Interfax.

Sedangkan Kementerian Kesehatan menyebut bahwa 12 orang luka-luka akibat insiden ini, termasuk 2 anak-anak. Seluruh korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Perdana Menteri Rusia, Vladimir Putin telah memerintahkan dibentuknya komisi khusus yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Viktor Zubkov. Komisi ini bertugas untuk menyelidiki penyebab insiden ini.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads