Juru bicara Kepala Staf Gabungan Korsel mengkonfirmasi dimulainya latihan yang diberi nama Key Resolve tersebut. Ini merupakan latihan bersistem komputer yang melibatkan sekitar 200.000 pasukan Korsel dan 2.100 tentara AS termasuk 800 personel dari luar negeri.
Menurut militer AS seperti dilansir AFP, Senin (27/2/2012), pihak Korut telah diberitahu mengenai latihan ini sebulan lalu. Ditegaskan AS bahwa latihan ini sifatnya non-provokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Militer dan rakyat DPRK (Korut) sepenuhnya siap berperang melawan mereka," demikian disampaikan kantor berita resmi Korut, KCNA seraya mengingatkan kemungkinan "konsekuensi besar" bagi Seoul dan Washington.
Sebelumnya Komisi Pertahanan Nasional Korut mengecam latihan militer tersebut sebagai "deklarasi perang secara diam-diam".
Latihan gabungan AS-Korsel ini dijadwalkan berlangsung hingga 9 Maret mendatang.
(ita/nrl)











































