Kementerian Dalam Negeri Irak mencatat, serangkaian bom dan serangan tersebut terjadi di lima provinsi. Sebagian besar terjadi di wilayah Baghdad dan Babil, serta wilayah yang didominasi kaum Sunni, wilayah Diyala dan Salaheddin.
Demikian seperti dilansir oleh AFP, Kamis (23/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk wilayah di luar kota Baghdad, korban tewas berasal dari Provinsi Diyala, di mana sebanyak 3 orang tewas dan 8 orang lainnya luka-luka akibat dua buah bom mobil. Masih di wilayah yang sama, sebuah bom pinggir jalan menewaskan satu orang.
Sementara itu, serangan pria bersenjata ke sebuah rumah di Baquba, menewaskan 2 orang dan melukai 3 orang lainnya. Sedangkan sebuah bom mobil di kota Dujail, menewaskan satu orang dan melukai 3 orang lainnya.
Di Provinsi Salaheddin, sebuah bom mobil meledak di dekat sebuah pengadilan di kota Baiji dan menewaskan 3 orang serta melukai 5 orang lainnya. Terakhir, di kota Hilla, sebuah bom mobil menewaskan satu orang dan melukai 5 orang lainnya.
Dengan angka korban jiwa yang cukup tinggi ini, menjadikan hari ini sebagai hari terkelam di Irak dalam sebulan terakhir. Sebelumnya pada 14 Januari lalu, sebanyak 53 orang tewas akibat serangan bom bunuh diri di pinggiran kota Basra.
(nvc/ita)











































