Penahanan ini diawali oleh kerusuhan yang melanda penjara Apodaca yang terletak di sebelah utara kota Monterrey, Meksiko, pada Minggu (19/2) lalu. Dalam kerusuhan tersebut, sebanyak 30 napi yang terkait dengan kartel narkoba Zetas, berhasil melarikan diri.
Sedangkan sebanyak 44 napi lainnya yang merupakan anggota kartel narkoba Gulf, tewas. Diketahui bahwa kedua kartel narkoba tersebut selalu bermusuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 9 sipir penjara telah mengakui perbuatannya terlibat dalam usaha para narapidana melarikan diri tersebut. Demikian seperti dilansir oleh kantor berita AFP, Kamis (23/2/2012).
Pasca insiden ini, otoritas setempat memindahkan 3 napi yang merupakan anggota Zetas ke penjara lainnya. Namun karena muncul kritikan, akhirnya mereka dipindahkan ke penjara federal di Meksiko bagian barat.
Kerusuhan penjara ini menjadi insiden paling mematikan sepanjang sejarah di Meksiko. Populasi penjara di Meksiko dan Amerika Tengah terus bertambah dan bahkan sering melebihi kapasitas. Hal ini karena kejahatan narkoba dan kejahatan lainnya terus meningkat di sejumlah wilayah di Meksiko.
(nvc/ita)











































