Seperti dikutip detikcom dari Reuters, sejumlah pejabat KA setempat mengatakan kereta tidak bisa berhenti, mungkin karena rem rusak. Karena itu kereta membanting ke dalam dinding stasiun. Kereta ini membawa lebih dari 800 penumpang kereta.
Seorang juru bicara polisi setempat mengatakan 49 orang telah tewas. "Kereta api memasuki stasiun Setelah di 26 kilometer per jam (16 mph). Kami kira ada beberapa cacat di rem," kata Menteri Transportasi Argentina, Juan Pablo Schiavi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada bulan September lalu, dua kereta komuter menabrak sebuah bus kota, menewaskan 11 orang. Dan satu tahun yang lalu, empat orang tewas dalam kecelakaan kereta api lain.
(arb/van)










































