Unjuk rasa ini merupakan upaya untuk menunjukkan bentuk dukungan pada Pertahanan Pakistan, sebuah koalisi yang terdiri dari sekitar 40 partai yang dipimpin oleh Maulana Sami ul-Haq, seorang ulama yang dianggap sebagai bapak Taliban. Dalam koalisi itu termasuk sejumlah organisasi yang di-blacklist di dalam dan luar negeri karena dianggap sebagai kelompok teroris.
Dalam aksinya, seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (20/2/2012), massa membawa berbagai spanduk anti-AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan ribuan orang akan meramaikan unjuk rasa tersebut. Ratusan polisi anti huru-hara bersenjatakan tongkat dan memakai jaket anti-peluru dikerahkan untuk mengamankan demo.
Pemerintah Pakistan telah melarang tiga anggota kunci dari aliansi tersebut untuk menghadiri unjuk rasa itu. Termasuk, Hafiz Saeed, yang memimpin Jamaat-ud-Dawa, yang dipandang sebagai kedok untuk kelompok militan Lashkar-e-Taiba yang disalahkan atas serangan teroris di Mumbai, India pada 2008 silam.
Pihak penyelenggara demo telah menyatakan bahwa mereka akan mematuhi larangan tersebut.
(ita/ita)










































