Kedua bayi berjenis kelamin laki-laki itu semula menempel di bagian perut dan paha. Israel dan Levi, demikian nama kedua bayi berumur 14 bulan itu.
"Itu sangat sulit, sangat rumit namun kami berhasil (memisahkan mereka)," kata dokter bedah anak, Zacharias Calil seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (16/2/2012).
"Kedua bersaudara itu telah melalui operasi dengan baik," imbuh Calil yang merupakan spesialis dalam pemisahan kembar siam.
Operasi pemisahan Israel dan Levi disebut-sebut sebagai operasi paling rumit kedua bagi kembar siam. Adapun kembar siam yang berlekatan di kepala merupakan operasi pemisahan yang paling kompleks.
Tim operasi terdiri dari 30 orang yang terdiri dari para dokter, perawat dan teknisi. Mereka memisahkan "usus, bagian saluran kencing, paha dan membuat dua kandung kemih.
Persiapan untuk operasi rumit ini telah dimulai sejak kelahiran kembar siam tersebut pada Desember 2010 lalu. Pada November 2011 lalu, keluarga bayi tersebut berangkat dari daerah asal mereka untuk memulai fase akhir operasi.
Dikatakan Calil, operasi pemisahan ini telah menelan biaya sekitar US$ 465.000 yang dibayarkan oleh pemerintah negara bagian Goias.
(ita/nrl)











































