"Langkah peningkatan keamanan ini kita lakukan di seluruh kawasan sejak bom meledak beberapa waktu lalu," terang Juru Bicara Kepolisian Thailand, Mayor Jendral Piya Uthayo, seperti dikutip AFP, Kamis (16/2/2012).
"Ada pun yang menjadi fokus peningkatan keamanan yang kita lakukan adalah kantor kedutaan, kawasan yang sering dijadikan tempat berkumpul warga negara asing juga tempat-tempat wisata," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sedang meningkatkan pengawasan secara keseluruhan dan fokus pada penumpang yang gerak-geriknya mencurigakan. Kita juga akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap barang-barang bagasi atau paket yang dikirimkan melalui jalur udara," jelas Direktur Bandara Suvarnabhumi, Somchai Sawasdeepon.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kepolisian Thailand Phrewphan Damapong membenarkan, bahwa bom yang meledak beberapa waktu lalu sebenarnya mengincar pada diplomat Israel yang berada di Thailand. Beruntung, serangan itu gagal sehingga tidak menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak.
Menurut pejabat Thailand lainnya, satu dari dua orang warga negara Iran yang menjadi tersangka dalam aksi pengeboman tersebut mengalami luka di salah satu kakinya ketika dia melemparkan bom tersebut. Sedangkan seorang tersangka lainnya, diketahui sempat akan melarikan diri ke Malaysia sebelum akhirnya polisi menangkapnya.
Sebenarnya, Bangkok telah melakukan berbagai antisipasi dalam meningkatkan keamanan dari serangan teror sejak bulan lalu. Langkah ini dilakukan menyusul peringatan yang dikeluarkan Amerika Serikat bahwa kawasan wisata kemungkinan bakal menjadi sasaran baru pelaku teror.
(lia/ita)











































