Dengan suaranya yang serak menahan tangis, seorang penyiar TV Korut angkat bicara untuk mengawali pemutaran rekaman Kim saat mengunjungi desa-desa, pabrik-pabrik dan pertanian.
"Jenderal (Kim) memanfaatkan waktu dari jadwalnya yang sibuk dan berkenan mengunjungi rumah putri saya, mendengarkan keluhan-keluhan petani tua ini," kata seorang wanita tua kepada stasiun TV tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Rabu, 15 Februari lalu, putra Kim sekaligus penggantinya, Kim Jong-Un, memimpin pertemuan ratusan pejabat militer dan sipil untuk memperingati ulang tahun ke-70 mendiang ayahnya.
Dalam pertemuan itu, penasihat negara Kim Yong-Nam menyerukan bangsa Korut untuk melindungi Jong-Un "dengan nyawa mereka" dan bersatu di sekitarnya. Yong-Nam juga menyerukan upaya terus-menerus untuk meningkatkan pertahanan dan perekonomian negara.
(ita/nrl)











































