Dengan suaranya yang serak menahan tangis, seorang penyiar TV Korut angkat bicara untuk mengawali pemutaran rekaman Kim saat mengunjungi desa-desa, pabrik-pabrik dan pertanian.
"Jenderal (Kim) memanfaatkan waktu dari jadwalnya yang sibuk dan berkenan mengunjungi rumah putri saya, mendengarkan keluhan-keluhan petani tua ini," kata seorang wanita tua kepada stasiun TV tersebut.
"Tak ada pemimpin lain di dunia yang seperti Jenderal," imbuh wanita tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (16/2/2012).
Sebelumnya pada Rabu, 15 Februari lalu, putra Kim sekaligus penggantinya, Kim Jong-Un, memimpin pertemuan ratusan pejabat militer dan sipil untuk memperingati ulang tahun ke-70 mendiang ayahnya.
Dalam pertemuan itu, penasihat negara Kim Yong-Nam menyerukan bangsa Korut untuk melindungi Jong-Un "dengan nyawa mereka" dan bersatu di sekitarnya. Yong-Nam juga menyerukan upaya terus-menerus untuk meningkatkan pertahanan dan perekonomian negara.
(ita/nrl)











































