AS 'Tertawakan' Usulan Referendum Suriah

AS 'Tertawakan' Usulan Referendum Suriah

- detikNews
Kamis, 16 Feb 2012 04:19 WIB
 AS Tertawakan Usulan Referendum Suriah
Jakarta - Amerika Serikat (AS) menolak usulan pemerintahan Suriah untuk melakukan referendum terkait pembahasan konstitusi yag baru. AS malah 'menertawakan' usulan pemerintah Suriah tersebut.

"Ini sebenarnya cukup menggelikan. Ini sebuah ejekan bagi revolusi Suriah," ujar juru bicara Gedung Putih, Jay Carney seperti diberitakan AFP, Kamis (16/2/2012).

"Janji untuk reformasi biasanya dilakukan setelah terjadi peningkatkan kekerasan dan hal ini tidak pernah disampaikan oleh rezim sejak awal demonstrasi damai di Suriah." tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengajak untuk melakukan referendum, sehari setelah Suriah menolak tuduhan PBB atas kejahatan kemanusiaan.

Dalam piagam referendum pada Pasal 8, diusulkan Partai Baath sebagai 'pemimpin negara dan masyarakat. Di bawah susunan konstitusi baru, kebebasan adalah "hak suci" dan orang-orang akan mengatur rakyat dalam demokrasi multi-partai.

Seperti diketahui, Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan, lebih dari 5 ribu orang telah tewas sejak aksi demonstrasi besar-besaran melanda Suriah pada Maret 2011 lalu. Para demonstran terus menuntut pengunduran diri Assad. Namun demo tersebut dihadapi dengan kekerasan aparat Suriah sehingga menyebabkan banyak korban jiwa.

Negara-negara Barat seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Swiss saat ini telah menutup kedutaan besarnya di Damaskus, Suriah. Penutupan ini dilakukan menyusul meningkatnya aksi kekerasan di negara Suriah.

(fiq/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads