Seperti diberitakan AFP, Kamis (16/2/2012), Swiss mendesak warganya untuk segera meninggal Suriah secepat mungkin.
Penutupan kantor Dubes Swiss di Suriah diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Swiss, Didier Burkhalter. Burkhalter menyebutkan penutupan ini dilakukan untuk menentang kekerasan yang terus meningkat di negara itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menarik duta besar kami secepatnya. Tetapi kita tetap membuka kantor kedutaan kami untuk 150 hingga 180 orang warga kami yang tinggal di sana. Kebanyakan dari mereka memiliki kewarganegaraan ganda," jelasnya.
AS sendiri telah menarik semua staff kedutaannya sejak Senin (13/2) lalu dan banyak negaranya memanggil pulang duta besarnya untuk melakukan konsultasi.
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan, lebih dari 5 ribu orang telah tewas sejak aksi demonstrasi besar-besaran melanda Suriah pada Maret 2011 lalu. Para demonstran terus menuntut pengunduran diri Assad. Namun demo tersebut dihadapi dengan kekerasan aparat Suriah sehingga menyebabkan banyak korban jiwa.
(fiq/van)











































