2 Warga Iran Segera Diadili Terkait Bom Bangkok

2 Warga Iran Segera Diadili Terkait Bom Bangkok

- detikNews
Rabu, 15 Feb 2012 15:10 WIB
2 Warga Iran Segera Diadili Terkait Bom Bangkok
Bangkok - Otoritas Thailand segera mengadili dua pria berkebangsaan Iran terkait serangkaian ledakan yang terjadi di Bangkok, ibukota Thailand kemarin. Kedua pria asing ini didakwa pidana percobaan pembunuhan terhadap diplomat Israel di negeri gajah putih tersebut.

Pria pertama diketahui bernama Saied Morati (28). Pria ini mengalami luka parah pada kakinya ketika dia mencoba kabur dari kejaran petugas Kepolisian pada Selasa (13/2). Dia ditahan setelah dilarikan ke rumah sakit oleh petugas untuk menjalani perawatan atas kakinya yang terkoyak akibat bom granat.

Pria kedua yang tidak disebutkan namanya, berhasil ditangkap di Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok, ketika hendak kabur. Menurut otoritas setempat, masih ada seorang pria lagi yang terlibat dalam ledakan tersebut, namun diyakini pria ketiga ini telah melarikan diri ke Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketiga pria Iran ini merupakan tim pembunuh dan target mereka adalah para diplomat Israel termasuk sang duta besar. Rencana mereka adalah menempelkan bom di mobil milik para diplomat," ujar seorang pejabat senior intelijen Thailand kepada AFP, Rabu (15/2/2012).

Tim anti-teror memergoki ketiganya berusaha kabur dari sebuah rumah di kawasan Sukhumvit Road. Dari rumah yang menjadi lokasi ledakan pertama tersebut, polisi berhasil menemukan sebuah bahan peledak dan magnet.

Kedua warga negara Iran yang telah ditahan ini dijerat dakwaan berlapis. Mereka didakwa atas peledakan ilegal dan percobaan pembunuhan terhadap polisi dan pejabat publik.

"Kami belum bisa mengatakan bahwa aksi ini merupakan aksi terorisme, tapi modus yang digunakan mirip dengan percobaan pembunuhan terhadap seorang diplomat di India," terang Menteri Luar Negeri Thailand, Surapong Tovichakchaikul kepada wartawan.

Sementara itu, secara terpisah Duta Besar Israel untuk Thailand, Itzhak Shoham menuturkan, para tersangka dalam pemboman di Bangkok memiliki jaringan yang sama dengan pelaku pemboman di India dan Georgia beberapa waktu lalu.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads