Pria Tak Dikenal Menguntit & Memotong Rambut Gadis 19 Tahun

Pria Tak Dikenal Menguntit & Memotong Rambut Gadis 19 Tahun

- detikNews
Rabu, 15 Feb 2012 13:48 WIB
Pria Tak Dikenal Menguntit & Memotong Rambut Gadis 19 Tahun
London - Waduh! Seorang gadis 19 tahun dikuntit oleh seorang pria tak dikenal yang tiba-tiba memotong rambut panjangnya. Rambut gadis tersebut dipotong dengan gunting di tengah jalan oleh si penguntit.

Jessica Wright (19) menceritakan pengalaman mengerikan yang dialaminya tersebut dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Manchester, Inggris. Hadir pula dalam persidangan, si pria penguntit yang bernama Darren Dixon (48).

Kepada pengadilan, Jessica menerangkan saat itu tengah dalam perjalanan menuju kampusnya di Universitas Metropolitan Manchester. Jessica mengakui dirinya merasa dikuntit oleh seorang pria tak dikenal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku melihatnya ketika aku keluar rumah. Dia kemudian mulai menguntitku. Dia bahkan sempat menyentuh rambutku ketika aku sedang berjalan. Aku mencoba bergeser ke pinggir, tapi dia terus mengikutiku. Dia terus berjalan di belakangku dan bermain dengan rambutku. Ketika aku berbalik dan menawarinya untuk berjalan di depanku, dia tidak menjawab apapun," jelas Jessica seperti dilansir oleh Daily Mail, Rabu (15/2/2012).

Mahasiswi jurusan manajemen acara ini kemudian mengaku mendengar suara logam tajam seperti gunting. "Kemudian aku segera menyadari bahwa dia memotong rambutku dan aku menatapnya dengan penuh rasa tidak percaya," ucap Jessica.

Tanpa sepatah katapun, lanjut Jessica, si penguntit langsung membungkuk dan mengambil potongan rambut dari trotoar. Usai mengambil potongan rambut Jessica, si penguntit lalu melarikan diri. Jessica pun tertegun dan merasa ngeri.

"Dia menatapku setelah berdiri kembali dan kemudian kabur. Itu seperti mimpi. Ketika aku menyadari apa yang terjadi, aku sudah dekat dengan kampus jadi aku langsung berlari masuk dan menelepon ibuku dan kemudian polisi pun datang," tutur gadis yang tinggal di Liverpool ini.

"Semuanya sangat mengerikan. Aku memiliki rambut yang lumayan panjang dan aku harus memotongnya. Aku benar-benar ketakutan setelah kejadian itu. Sekarang, aku tidak bisa pergi ke manapun sendirian," imbuhnya.

"Aku senang dia telah ditangkap, meskipun sampai sekarang aku masih tidak mengerti kenapa dia melakukannya. Hal ini benar-benar membuatku lebih waspada. Aku sekarang sering melihat ke bahuku dan terkadang merasa takut dengan bayanganku sendiri. Aku berharap bekas luka mental ini bisa hilang seiring dengan bertambah panjangnya rambutku," imbuhnya.

Pada Oktober 2011, sekitar sebulan setelah penyerangan terhadap Jessica, Dixon melakukan perbuatan yang sama terhadap seorang wanita lain di wilayah Trafford. Dixon akhirnya ditahan setelah polisi menerbitkan gambar-gambar CCTV dari serangan pertama kepada Jessica.

Dalam persidangan kemarin (13/2), Dixon mengakui perbuatannya. Vonis terhadapnya masih ditunda hingga laporan psikiater atas dirinya selesai.

(nvc/ita)


Berita Terkait