Wanita berusia 42 tahun ini berada dalam mobil dinasnya bersama sopirnya ketika bom meledak. Ledakan tersebut membuat sang diplomat terluka parah dan sempat kritis.
"Dia menderita banyak luka serius akibat serpihan logam. Akibat ledakan tersebut, serpihan logam tajam ditemukan di hati, paru-paru dan tulang belakang," tutur seorang dokter Rumah Sakit Primus New Delhi, Arun Bhanot kepada wartawan dan dilansir oleh AFP, Selasa (14/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalah utama ada pada tulang belakangnya. Serpihan logam menimbulkan tekanan pada sarafnya. Dia sempat kesulitan menggerakkan kaki kirinya, tapi sekarang semuanya (serpihan logam) telah diangkat," jelasnya.
Menurut salah satu staf Kedubes Israel, diplomat tersebut bernama Tal Yehoshua Koren. Dia juga merupakan istri atase pertahanan pada Kedubes Israel di New Delhi. Saat itu, Koren tengah dalam perjalanan menjemput anak-anaknya dari sekolah.
Sebelumnya diberitakan, pada Senin (13/2) kemarin, mobil milik Kedubes Israel di New Delhi, India meledak dan terbakar habis. Seorang perempuan yang merupakan diplomat Israel dan sopirnya terluka akibat ledakan ini. Polisi menyebut ledakan ini berasal dari bom yang sengaja ditempelkan oleh pelaku yang mengendarai motor, ketika keduanya berada di persimpangan jalan.
Sedangkan di Tbilisi, Georgia, polisi berhasil menjinakkan bom yang terpasang pada mobil milik Kedubes Israel di sana. Salah seorang staf kedutaan berhasil menemukan bom tersebut dan kemudian menelepon polisi, hingga akhirnya bom tersebut berhasil dijinakkan.
(nvc/ita)










































