"Ini waktu untuk mengubah segalanya. Mulai besok, siapapun yang datang terlambat akan dibawa ke kantor polisi Jabulani," tegas Barbara Creecy, kepala dinas pendidikan di Provinsi Gauteng.
"Kami kemudian akan menelepon orangtua kalian untuk datang dan menjemput kalian," ujar Creecy di depan para siswa di SMP Lavela seperti dilansir AFP, Selasa (14/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian besar mereka terlambat antara 30 menit dan 60 menit dari sejak waktu bel berbunyi pada pukul 07.50 waktu setempat.
Creecy tidak mengatakan apakah guru-guru yang telat juga akan dibawa ke kantor polisi.
(ita/nrl)











































