Ulang tahun Kim Jong-Il yang ke-70 jatuh pada 16 Februari mendatang. Otoritas Korut sebelumnya telah mengumumkan pembuatan medali baru untuk memperingati hari lahir mendiang pemimpin Korut tersebut.
Medali ini merupakan bentuk penghargaan bagi mendiang Jong-Il yang disejajarkan dengan mendiang Kim Il-Sung, pendiri Korut dan ayahnya. Medali ini juga merupakan pesan terakhir Jong-Il bagi rakyat Korut, untuk membangun Korut sebagai negara sosialis berkembang dan juga meningkatkan pertahanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat kabar Rodong Sinmun mempublikasikan daftar penerima medali ini. Termasuk di dalamnya yakni tokoh-tokoh penting parlemen, militer dan partai berkuasa di Korut, Partai Buruh Korea. Namun sayang tidak disebutkan nama-namany secara detail.
Tidak ketinggalan juga nama istri mendiang Jong-Il, yakni Kim Ok yang masuk dalam daftar penerima. Kim Ok yang awalnya merupakan sekretaris pribadi Jong-Il, menjadi istri keempat pemimpin abadi Korut tersebut. Jong-Il menikahi Kim Ok setelah istri ketiganya, Ko Yong-Hui yang juga ibu Kim Jong-Un, meninggal dunia pada 2004 silam.
Dan untuk pertama kalinya, nama Kim Ok disebut oleh media nasional Korut. Sebab, pernah muncul spekulasi bahwa Kim Ok akan dipinggirkan saat pemerintahan Korut dipegang oleh Kim Jong-Un.
Dalam rangka memperingati ulang tahun Jong-Il yang jatuh pada Kamis (16/2) mendatang, Korut juga menerbitkan perangko peringatan dan mengeluarkan koin khusus emas dan perak. Pada koin emas dan perak tersebut terdapat gambar wajah Jong-Il pada bagian depan dan gambar Gunung Paekdu yang merupakan tempat kelahirannya di bagian belakang. Dalam koin tersebut, terdapat tulisan: "Pemimpin Besar Komrad Kim Jong-Il Akan Selalu Hidup."
Kim Jong-Il yang dijuluki pemimpin abadi ini, meninggal dunia pada usia 69 tahun akibat serangan jantung pada 17 Desember 2011 lalu. Tampuk kepemimpinan Korut pun diserahkan kepada putra bungsunya, Kim Jong-Un yang baru berusia 28 tahun.
(nvc/ita)










































