Lonjakan itu terjadi karena masyarakat Jepang banyak yang membeli piano baru untuk mengganti piano yang rusak akibat gempa. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (13/2/2012.
Dikatakan Takahiro Ito, pejabat Asosiasi Produksi Instrumen Shizuoka, lebih dari 18.100 piano telah terjual selama tahun 2011. Angka ini menunjukkan peningkatan dari sekitar 16.300 piano di tahun sebelumnya (2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tohoku di wilayah Jepang timur laut, rusak parah akibat diguncang gempa berkekuatan 9 Skala Richter yang diikuti tsunami dahsyat pada 11 Maret lalu. Bencana alam tersebut menyebabkan puluhan ribu orang tewas dan hilang di sejumlah wilayah Jepang.
(ita/nrl)











































