Seperti dilansir dari AFP, lima orang jurnalis itu ditangkap pada Sabtu (11/2) malam waktu setempat. Mereka adalah wakil editor Geoff Webster, editor gambar John Edwards, koordinator liputan John Kay, kepala koresponden asing Nick Parker dan wartawan lapangan John Sturgis.
Belum diketahui secara detil, apakah lima orang jurnalis The Sun itu ditangkap dalam tempat yang sama atau terpisah. Selain lima orang itu, polisi Inggris juga menangkap tiga orang yang diduga disuap oleh para jurnalis itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi penangkapan lima jurnalisnya ini, CEO The Sun, Tom Mockridge mengatakan perusahaan yang dipimpinnya tengah menghadapi tantangan terbesar yang pernah mereka hadapi. Meski begitu, Tom yang telah berbicara dengan pemilik The Sun, Ropert Murdoch, memastikan koran itu akan tetap terbit.
"Anda harus tahu bahwa saya telah memiliki jaminan pribadi hdari Rupert Murdoch tentang komitmen total untuk terus memiliki dan menerbitkan surat kabar The Sun," tutur Tom dalam emailnya untuk staf internal The Sun yang berhasil didapatkan AFP.
Mockridge mengatakan ia dia meminta kepada pihak pengawas kepolisian Inggris untuk mencari klarifikasi tentang netralitas polisi dalam penyelidikan ini.
Sumber di internal The Sun mengatakan Murdoch tidak akan membiarkan surat kabarnya miliknya ini tutup seperti yang terjadi dengan salah satu medianya yang lain, News of The World yang dibredel pada Juli tahun lalu. Sang Taipan dikabarkan tengah dalam perjalanan menuju London untuk bertemu dengan awak media The Sun guna membahas persoalan ini.
(fjr/fjr)











































