Ahmadinejad pun menegaskan bahwa negaranya tak akan menyerah pada paksaan Barat yang dimaksudkan untuk menghentikan aktivitas nuklir Iran.
"Jika bahasa bullying dan penghinaan digunakan, bangsa Iran tak akan pernah menyerah," tegas Ahmadinejad dalam pidatonya di Lapangan Azadi, Teheran seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (11/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan pemimpin republik Islam itu, jika hal tersebut tidak dilakukan, maka Barat akan terus menghadapi "kekalahan" atas masalah ini.
Selama ini negara-negara Barat mencurigai Iran diam-diam mengembangkan senjata atom lewat program nuklirnya. Namun pemerintah Iran membantahnya. Ditegaskan bahwa program nuklir Iran semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi bagi kepentingan sipil.
(ita/ita)











































