Ledakan bom yang menargetkan pos-pos keamanan itu juga melukai sebanyak 235 orang. Ban pun menyampaikan simpati dan belasungkawanya untuk para keluarga korban serta pemerintah dan rakyat Suriah.
"Sekjen menekankan bahwa semua kekerasan adalah tidak bisa diterima dan harus segera dihentikan dari semua pihak," demikian statemen dari juru bicara Ban seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (11/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam surat yang dikirimkan ke Sekjen PBB, Dewan Keamanan PBB, Liga Arab dan organisasi-organisasi lain, pemerintah Suriah menuding ledakan bom itu dilakukan para teroris yang didukung negara-negara Arab dan Barat.
Sebelum serangan bom tersebut, Kota Aleppo relatif sepi dari aksi-aksi demonstrasi yang tengah marak terjadi di kota-kota lainnya di Suriah. Pergolakan yang telah berlangsung selama 11 bulan itu telah merenggut lebih dari 6 ribu warga Suriah.
(ita/ita)











































