Sejak salju mulai turun pada November 2011 lalu, dilaporkan sebanyak 60 orang tewas ketika sedang membersihkan salju di atap maupun di jalanan. Sedangkan sebanyak 15 orang tewas akibat tertimpa salju dari bangunan maupun struktur bangunan lainnya.
Selain itu, 4 orang tewas akibat tertimbun longsoran salju, termasuk yang terjadi di sebuah resor air panas terkenal. Terakhir, dilaporkan 4 orang lainnya tewas akibat cuaca dingin ekstrem yang telah menjadi berita utama di sejumlah televisi lokal Jepang selama berminggu-minggu ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan, badai salju seperti ini akan terus melanda kawasan utara Pulau Hokkaido dan juga Pulau Honshu selama 24 jam ke depan.
Di wilayah Sukayu, Prefektur Aomori, salju telah mencapai ketebalan lebih dari 4 meter. Di wilayah ini, suhu udaranya mencapai minus 12,6 derajat Celcius.
Sedangkan di wilayah Hijiori, Prefektur Yamagata, ketebalan salju telah mencapai 4 meter. Padahal biasanya hanya mencapai 2,6 meter saja.
Badai salju juga telah meluas ke wilayah Kasumi di Prefektur Hyogo, Kyoto. Salju di wilayah tersebut telah mencapai ketebalan 82 cm. Ketebalan ini nyaris 7 kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang hanya mencapai 12 cm saja.
(nvc/ita)










































