Seperti diberitakan AFP, Jumat (10/2/2012), pasukan pemerintah mencoba menghancurkan lawan-lawan Presiden Bashar al-Assad. Dalam serangan enam hari tanpa henti di Kota Homs, sedikitnya 400 orang tewas. Pihak aktivis dari kelompok oposisi mengatakan sejak pertengahan Maret tahun lalu, lebih dari 6.000 orang tewas di negara tersebut.
Obama kembali menyerukan Presiden Assad untuk segera turun dari jabatannya. Seruan itu disampaikan usai mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Italia, Mario Monti. "Kami berdua memiliki keinginan sama untuk mengakhiri pertumpahan darah dan menginginkan sebuah transisi dari pemerintahan saat ini yang menyerang rakyatnya," kata Obama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Liga Arab menunda kerja para pemantaunya di Suriah pada 28 Januari lalu menyusul meningkatnya kekerasan yang dilakukan oleh pasukan Assad di kota-kota para demonstran.
(fiq/nvt)











































