Diberitakan news.com.au, Kamis (9/2/2012), salah satu maskapai yang pekerjanya melakukan aksi mogok adalah Air France. Mereka sudah membatalkan 35 persen penerbangan jarak jauh dan 25 persen penerbangan lainnya pada hari ini karena aksi mogok pilot dan karyawan lain.
Sebagian besar penerbangan yang batal terjadi di bandara Charles de Gaulle. Air France merugi sekitar 10 juta Euro per hari gara-gara aksi ini.
Rencananya, aksi ini akan berlangsung selama empat hari. Para pekerja baru mau menghentikan aktivitasnya bila sudah bertemu dengan pemerintah untuk mendiskusikan tuntutan mereka soal gaji.
Pemimpin serikat pekerja Yves Deshayes mengancam akan melanjutkan aksi bila proses pembicaraan menemui jalan buntu.
(mad/mad)











































