Hal tersebut diungkapkan sekelompok warga Tibet di pengasingan seperti diberitakan Voice of America, Kamis (9/2/2012).
Namun tidak disebutkan identitas orang yang membakar diri pada Rabu, 8 Februari waktu setempat itu. Juga tidak jelas apakah dia wanita atau pria karena orang tersebut langsung dibawa polisi. Kondisinya saat ini pun tidak diketahui.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pejabat di Beijing, China mengutuk aksi bakar diri itu sebagai bentuk terorisme. Mereka menuding pemimpin Tibet, Dalai Lama, mendukung aksi mereka sebagai bentuk perjuangannya untuk kemerdekaan Tibet.
Namun Dalai Lama menegaskan dirinya hanya berjuang untuk otonomi budaya Tibet. Dia tidak mendukung aksi bakar diri, tapi juga tidak mengutuk aksi tersebut. Dalam wawancara dengan media BBC tahun 2011 lalu, Dalai Lama menggambarkan aksi bakar diri tersebut sebagai tindakan berani dan putus asa, namun sia-sia.
(ita/ita)











































