"Pengeboman bunuh diri yang mengerikan, dilakukan oleh penjahat-penjahat putus asa dan keji, menewaskan sedikitnya 15 warga sipil tak bersalah, sementara 20 lainnya luka-luka," kata Walikota Mogadishu Mohamed Ahmed Nur seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (9/2/2012).
Pengeboman tersebut dilakukan oleh seorang pengebom bunuh diri dari kelompok militan Shabaab yang disebut-sebut terkait jaringan Al-Qaeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bom tersebut meledakkan kendaraan di sebuah kafe kecil di mana orang-orang berkumpul untuk minum teh. Lokasi kejadian juga dekat dengan hotel yang populer di kalangan para pejabat.
Gerilyawan garis keras Shabaab, menguasai sebagian besar Somalia bagian tengah dan selatan. Namun kelompok itu menghadapi tekanan yang meningkat dari pasukan pemerintah dan tentara negara-negara tetangga.
Akibat perang berkepanjangan yang melanda Somalia, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut Somalia sebagai salah satu negara yang menderita krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
(ita/ita)











































