Pusat gempa berada di kedalaman 29 mil wilayah timur laut Dumaguete, Pulau Negros. Lembaga Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mengatakan, kedalaman gempa relatif dangkal menyebabkan geteran begitu terasa.
"Satu anak ditemukan tewas dalam kondisi badan yang mengenaskan akibat tertimpa tembok roboh di salah daerah di Pulau Negros," kata Kepala Kantor Pertahanan Sipil Filipina, Benito Ramos, kepada AFP, Senin (6/2/2012).
Ia menambahkan, di salah satu kota bernama Cebu getaran juga dirasakan sangat kuat. Meski demikian dilaporkan, tidak ada kerusakan besar. Hanya saja beberapa dinding bangunan retak dan sebagian jendela mengalami kerusakan. Namun tidak ada kerusakan yang lebih besar itu. Warga juga tidak terlalu panik.
Meski demikian, Phivolcs tetap mengeluarkan peringatkan tsunami agar warga yang tinggal di daerah pesisir Pulau Negros waspada jika ada tanda-tanda air pasang. Dan sampai saat ini peringatan tersebut belum juga dicabut.
(lia/nrl)











































