Seperti dikutip dari Reuters, Senin (6/2/2012), kapal yang berlayar sejak tanggal 29 Januari lalu dari Fort Lauderdale, Florida, menuju Karibia itu, membawa sedikitnya 90 penumpang dan 13 awak. Penumpang tiba-tiba saja muntah-muntah dan mengalami diare selama satu sampai tiga hari. Hal itu disampaikan oleh juru bicara perusahaan, Julie Benson.
Virus ini juga pernah menyerang penumpang kapal pesiar Crown Princess sepekan lalu. "Namun segera kita selidiki asal virus dan kita bersihkan agar pelayaran bisa kembali berjalan," ujar Benson.
Beberapa peristiwa ini menunjukkan kemunduran perusahaan Carnival Corp. Peristiwa terakhir yang paling besar menerpa perusahaan ini adalah saat kapal pesiar Costa Concordia karam di laut lepas Italia bulan lalu.
Kondisi ini semakin mencoreng perusahaan kapal pesiar terbesar di dunia tersebut. Keamanan kapal-kapal milik perusahaan itu semakin dipertanyakan.
(lia/nrl)











































