Akibatnya, langkah kedua negara tersebut membuat kecewa beberapa negara anggota PBB yang telah berjuang keras untuk mengakhiri tampuk kepemimpinan Assad.
"Saya ingin menyampaikan penyesalan besar kita dan kekecewaan," kata Duta Besar Maroko untuk PBB Mohammed Loulichki, seperti dikutip AFP, Jumat (4/2/2012).
Maroko termasuk bagian dari Liga Arab yang terdiri dari 15 anggota liga. Maroko juga memainkan peran penting dalam menyusun resolusi Suriah.
Sementara itu, 13 negara memberikan suara untuk resolusi yang diusulkan oleh negara-negara Eropa dan Arab, untuk memberikan dukungan yang kuat untuk mengakhiri tindakan keras.
Hak Veto merupakan hak untuk membatalkan keputusan, ketetapan, rancangan peraturan, dan resolusi.
Hak Veto dimiliki oleh negara yang menjadi anggota tetap Dewan keamanan PBB. Selain Rusia dan Cina yang memiliki Hak Veto, Amerika, Inggris dan Perancis juga memegang hak tersebut.
(ahy/mpr)











































