Menteri Dalam Negeri Mesir, Mohammed Ibrahim telah memecat Kepala Keamanan Port Said, Essam Samak karena dinilai tidak mampu menjaga ketertiban dan keamanan jalannya pertandingan sepakbola antara tim tuan rumah Al-Masri dengan tim asal Kairo, Al-Ahly.
Pecahnya kerusuhan antara pendukung kedua tim tepat setelah peluit tanda berakhirnya pertandingan, dinilai tidak perlu terjadi. Demikian seperti diberitakan oleh kantor berita MENA dan dilansir oleh AFP, Kamis (2/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ibrahim, kebanyakan korban tewas akibat terinjak-injak oleh kerumunan massa yang terlibat bentrok maupun yang berusaha melarikan diri. Namun pihak paramedis menuturkan, sejumlah korban tewas karena ditusuk. Hingga saat ini, sedikitnya 1.000 orang mengalami luka-luka akibat insiden ini.
Sementara itu, polisi setempat telah menahan 47 orang yang diduga sebagai provokator.
(nvc/ita)










































