Saat bentrokan maut itu terjadi di stadion Port Said, aparat polisi tampaknya tak mampu mengendalikan situasi. Rekaman-rekaman video menunjukkan sejumlah polisi hanya berdiri melongo saat para suporter bentrok.
Mohammed Abu Trika, seorang pemain tamu di klub Al Ahly mengatakan, polisi tak melakukan apapun untuk menghentikan kerusuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah nyawa sebegitu murahnya," cetusnya seperti dilansir The New York Times, Kamis (2/2/2012).
Usai kejadian mengenaskan itu, tubuh-tubuh bermandikan darah bergelimpangan di lapangan. Pejabat-pejabat Kementerian Kesehatan Mesir mengatakan, sejumlah orang tewas akibat luka-luka tusukan. Sebagian lainnya tewas akibat pukulan di kepala. Beberapa orang juga tewas karena dilemparkan dari tempat tinggi. Sebagian lainnya tewas terinjak-injak saat para penonton berlarian menyelamatkan diri.
(ita/vta)











































