Beruntung, Ahmed al-Amrani tidak terluka saat aksi penembakan itu. Dirinya ketika itu sedang menghadiri rapat kabinet mingguan.
"Saya tidak tahu alasan di balik upaya pembunuhan itu," kata Ahmed al-Amrani seperti diberitakan Al-Jazeera, Rabu (1/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmed al-Amrani yang berasal dari kubu oposisi itu diangkat menjadi menteri pada Desember 2011. Pengangkatan ini merupakan bagian dari kesepakatan Presiden Ali Abdullah Saleh yang menyerahkan kekuasaan kepada wakilnya.
Sementara itu, serangan udara telah menghantam sebuah pertemuan Al-Qaeda di Yaman Selatan. Serangan yang diduga dilakukan oleh pesawat Amerika Serikat (AS) ini menewaskan 15 orang termasuk pimpinan militan wilayah tersebut.
Salah satu yang tewas diduga adalah pimpinan Al-Qaeda wilayah tersebut, Abdul Monem al-Fahtani, yang telah lama dicari oleh pihak berwenang Yaman. Beberapa bulan lalu AS telah meningkatkan serangannya terhadap para militan di Yaman dengan menggunakan pesawat-pesawat tanpa awak dan pesawat-pesawat lainnya.
(fiq/ita)











































