Kakek tersebut, Arthur Walker, saat itu tengah menumpang First Bus 501 menuju pusat kota Bolton, Greater Manchester, Inggris. Arthur langsung terjatuh di lantai ketika bus mengerem mendadak saat melintasi perempatan.
Pasca insiden tersebut, Arthur sering mengeluh tidak enak badan. Hingga pada suatu hari, Arthur jatuh pingsan di rumahnya. Keluarganya pun membawa dia ke rumah sakit Royal Bolton. Tapi di rumah sakit, nyawa Arthur tak terselamatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemarin (31/1) waktu setempat, keluarganya yang berasal dari Valletts Lane, Doffcocker memberikan penghormatan terakhir kepadanya. Hampir seluruh warga di sekitar rumahnya hadir dan merasa kehilangan sosok Arthur yang dikenal ramah.
"Dia selalu bertutur dan bersikap baik kepada setiap orang yang dia temui. Kepergiannya menjadi kehilangan yang besar bagi kedua putranya, Arthur dan Carl, putrinya Gillian, cucu dan cicitnya. Kami semua akan sangat merindukannya, karena dia disayangi oleh semua orang yang mengenalnya," tutur salah seorang anggota keluarga Arthur.
Saat ini pihak Kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam atas insiden tersebut. Sejumlah saksi, termasuk sang pengemudi bus, akan dimintai keterangan. Polisi ingin mengetahui penyebab sopir bus mengerem mendadak.
Kepolisian menyakini bahwa luka yang diderita Arthur pasca terjatuh di dalam bus, menjadi penyebab utama dia meninggal.
(nvc/ita)











































