Demikian disampaikan kelompok HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (30/1/2012).
Menurut organisasi yang berbasis di London, Inggris tersebut, 9 warga sipil tewas hari Senin ini saat pasukan keamanan menyerbu Homs di Suriah tengah. Korban tewas termasuk seorang anak perempuan yang terkena tembakan di Distrik Karm al-Zeitun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam insiden terpisah, para tentara pembelot menyerang sebuah minibus yang mengangkut enam tentara Suriah. Seluruh penumpang tewas dalam kejadian itu.
Insiden-insiden baku tembak juga terjadi antara militer dan tentara-tentara yang memberontak di Hirak, Khirbet Ghazaleh dan Saida, serta di Nassib, desa yang berbatasan dengan Yordania.
Sejak Maret 2011 lalu, aksi demo besar-besaran terjadi di Suriah untuk menuntut pengunduran diri Presiden Suriah Bashar al-Assad. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan, sejauh ini lebih dari 5.400 orang telah tewas selama pergolakan yang terus berlangsung itu.
(ita/vta)











































