"Benar, kami telah menahan mereka. Kami ingin memastikan bahwa mereka di tangan yang benar," ujar juru bicara People's Liberation Movement-North (SPLM-N), Arnu Ngutulu Lodi, seperti diberitakan AFP, Minggu (29/1/2012).
Lodi menegaskan bahwa para pekerja asal China tersebut tidak culik dan tidak ada yang terluka. Menurut Lodi, para pekerja China itu sedang bersama warga ketika pemberontak Sudan menghancurkan sebuah konvoi militer pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini akan begitu tenang tapi kami menduga setiap saat AU Sudan mungkin akan melancarkan serangan terhadap kami," kata Lodi.
Juru bicara militer Sudan dan pihak kedutaan besar China tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar. China merupakan pemasok utama persenjataan untuk rezim di Khartoum dan pembeli terbesar minyak yang diproduksi Sudan.
(fiq/lh)











































