Pihak kepolisian mengatakan, insiden penembakan itu terjadi di Kota Chandpur dan Laksmipur setelah BNP menggelar demonstrasi besar-besaran yang menuntut pemerintah mundur terkait sengketa reformasi pemilu.
"Mereka menyerang petugas kepolisian dengan batu dan batu bata. Kita menembak untuk melindungi diri," ujar Deputi Kepala Kepolisian Chandpur, Amir Zafar, seperti diberitakan AFP, Minggu (29/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi sebelumnya telah melarang demonstrasi hari Minggu ini di ibukota Dhaka karena khawatir terjadi bentrokan antara BNP dan partai yang berkuasa, Liga Awami. BNP dan sekutu-sekutunya telah menyerukan demonstrasi massal untuk menuntut pemerintah mundur.
Namun Liga Awami juga menyatakan mereka akan mengadakan rapat umum di pusat kota Dhaka pada hari Minggu ini, sehingga polisi melarang setiap aksi unjuk rasa di kota pada siang hari.
Bangladesh memiliki sejarah kekerasan dan bahkan mematikan di antara para aktivis politik. Pemilihan nasional akan diadakan pada awal tahun 2014.
(fiq/nrl)











































