Seperti diberitakan The New York Times, Minggu (29/1/2012), polisi juga menggeledah rumah mereka.
Penangkapan ini dilakukan untuk menyelidiki peran The Sun dalam pengumpulan bahan berita ilegal, seperti yang terjadi pada media saudaranya, The News of World. Polisi menyelidiki The News of the World, terkait peretasan ilegal pada pesan voice mail ponsel dan penyuapan polisi untuk membocorkan informasi rahasia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan yang dikeluarkan oleh News Corporation yang berbasis di New York mengatakan bahwa penangkapan itu berdasarkan informasi yang diberikan kepada polisi oleh Komite Manajemen dan Standar, yang pada tahun lalu menuding media Murdoch mengumpulan sumber berita yang tidak dapat diterima oleh individu-individu pada anak perusahan Murdoch di Inggris, News International.
Salah satu bagian dari komitmen itu adalah dengan melakukan kerjasama antara perusahaan dengan polisi, "untuk melakukaan review pada semua judul dari News International, tanpa biaya, dan secara proaktif bekerja sama dengan penegak hukum dan pihak berwenang lainnya jika terdapat informasi relevan yang berkaitan dengan judul."
Tercatat sekitar 800 orang menjadi korban dalam penyadapan itu. Korban tersebut adalah para politisi, selebriti dan beberapa orang lainnya. Pengadilan juga telah meminta perusahan Murdoch untuk membayar ganti rugi sebesar US$ 1 juta kepada 37 korban penyadapan telepon, termasuk aktor Jude Law, bintang sepak bola Ashley Cole, dan mantan wakil Perdana Menteri John Prescott.
Polisi mengatakan tiga orang yang ditangkap itu saat ini sedang ditanyai atas dugaan persekongkolan dalam tindakan yang melibatkan kejahatan publik. Pria keempat ditangkap saat muncul di sebuah kantor polisi di London Timur.
Petugas polisi yang terlibat, adalah pria berumur 29 tahun merupakan komandan wilayah kepolisian Inggris.
Scotland Yard dan News Corporation tidak mengidentifikasi siapa wartawan Sun yang ditangkap. Tetapi situs BBC mengatakan mereka Graham Dudman, mantan redaktur pelaksana, Fergus Shanahan, mantan wakil editor, Mike Sullivan, editor rubrik kejahatan dan Chris Pharo, kepala berit
(fiq/nrl)











































