Ledakan yang terjadi di pemukiman warga Syiah di Baghdad ini juga melukai 60 orang lainnya. Demikian seperti dilansir oleh AFP, Jumat (27/1/2012).
Bom mobil ini meledak di luar rumah sakit Zafraniyah yang ada di wilayah Baghdad sebelah timur. Bom ini menghantam rombongan pelayat yang hendak menghadiri pemakaman korban tewas akibat pemboman lainnya di Baghdad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dampak ledakan ini cukup parah, di mana sejumlah rumah dan toko terbakar dan roboh. Banyak kaca jendela pecah dan puing-puing berserakan di mana-mana. Sebuah mobil ambulans dan mobil lainnya terbakar hingga hangus. Warga pun panik mencari keluarga mereka yang terpisah dan hilang pasca ledakan.
Usai ledakan, lokasi kejadian dijaga ketat oleh aparat keamanan. Sejumlah helikopter pun terbang berputar-putar di atas lokasi.
Ledakan tersebut menghantam rombongan warga yang tengah mengikuti prosesi pemakaman Mohammed al-Maliki beserta keluarganya. Maliki, seorang agen properti, tewas bersama istri dan anak laki-lakinya pada Kamis, 26 Januari kemarin di daerah Yarmuk, Baghdad barat. Saat bom meledak, warga tengah membawa jasad Maliki dan keluarganya menuju tempat pemakaman.
"Saya melihat sebuah taksi berwarna kuning menuju ke arah rombongan pelayat, dan kemudian mobil itu meledak. Jasad yang akan dimakamkan terbang ke udara. Saya membawa jasad seorang anak perempuan dan jasad seorang pria yang kepalanya hancur karena ledakan ke rumah sakit," tutur salah seorang pegawai pemerintahan Baghdad, Ayman Rabiyah.
(nvc/nvt)










































