Pasukan pembelot Suriah, yang menamai diri mereka Free Syrian Army (FSA), juga mendesak pemerintah Iran untuk segera menarik seluruh tentara mereka yang ada di Suriah. Demikian seperti dilansir oleh AFP, Jumat (27/1/2012).
Dalam pernyataannya, FSA menyebut kelima orang yang ditangkap tersebut tengah bekerja dalam misi intelijen. Mereka juga tidak memiliki dokumen resmi untuk tinggal atau bekerja di Suriah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, FSA tidak menjelaskan detail identitas orang-orang yang ditangkap tersebut.
Pernyataan pembelot Suriah ini memicu komentar dari pemimpin spiritual tertinggi, Ayatullah Ali Khamenei. Menurutnya, militer Iran, yang merupakan anggota Korps Pasukan Revolusioner Iran, memang brada di Suriah untuk membantu rezim Presiden Bashar al-Assad. Dia juga meminta militer Iran segera meninggalkan Surih.
"Para perwira (Iran) harus segera meninggalkan wilayah Suriah, dimungkinkan pada Sabtu pagi," tuturnya.
FSA yang mengklaim memiliki 40 anggota ini, memposting sebuah video yang memperlihatkan gambar sejumlah pria tengah menunjukkan paspor Iran.
Iran diketahui sebagai negara tetangga terdekat Suriah. Iran sendiri mendukung rezim Presiden Assad di tengah-tengah kecaman dunia internasional terhadapnya yang dituding telah menewaskan 5 ribu demonstran sepanjang unjuk rasa yang berlangsung selama 10 bulan terakhir.
(nvc/vta)











































