Ledakan bom tersebut juga menyebabkan sekitar 50 orang terluka. Ini merupakan serangan paling mematikan di Baghdad dalam sebulan ini. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (27/1/2012).
Ledakan terjadi pada Jumat sekitar pukul 11.00 waktu setempat di luar Rumah Sakit Zafraniyah. Saat itu tengah berlangsung prosesi pemakaman di mana tiga jasad dari satu keluarga diangkut menuju pemakaman.
Usai kejadian, lokasi kejadian dijaga ketat oleh aparat keamanan. Sejumlah helikopter pun terbang berputar-putar di atas lokasi.
Ledakan tersebut menghantam rombongan warga yang tengah mengikuti prosesi pemakaman jasad Mohammed al-Maliki beserta keluarganya. Maliki, seorang agen properti, tewas bersama istri dan anak laki-lakinya pada Kamis, 26 Januari kemarin di daerah Yarmuk, Baghdad barat. Saat bom meledak, warga tengah membawa jasad Maliki dan keluarganya menuju tempat pemakaman.
(ita/nrl)











































