Sepatu sebelah kanan tersebut terlepas dari kaki Gillard saat dirinya tergopoh-gopoh diamankan oleh pengawalnya dari kepungan para demonstran yang memperjuangkan hak etnis Aborigin. Salah seorang demonstran menemukan sepatu berwarna biru tua tersebut. Dia mengatakan tak akan mengembalikannya kepada Gillard.
"Dia (Gillard-red) tidak bisa memilikinya lagi, ini akan dilelang di eBay," ujarnya kepada wartawan seperti dilansir oleh kantor berita AFP, Jumat (27/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda menawar satu sepatu bekas. Tolong diingat bahwa ini cuma sepatu sebelah, bukan sepasang, jadi pasti akan sulit untuk digunakan berjalan, kecuali jika Anda si Perdana Menteri," demikian pernyataan si penjual seperti dikutip Sydney Morning Herald.
Namun pelelangan online ini hanya berjalan selama 25 menit sebelum akhirnya ditutup oleh eBay. Hal ini karena si penjual sepatu tidak bisa menunjukkan bahwa si pemilik memberikan izin untuk menjual sepatu tersebut.
"Kami tahu bahwa pemiliknya adalah perdana menteri. Si penjual tidak menyebutkan apakah mereka memiliki izin atau tidak, jadi kami menutupnya," ujar juru bicara eBay.
Dalam insiden yang terjadi di Canberra kemarin, Gillard dan para politikus Australia lainnya berlari-lari meninggalkan sebuah gedung yang dikepung massa demonstran yang marah. Dengan raut wajah ketakutan, Gillard dirangkul dan ditarik oleh pengawalnya menuju ke mobilnya. Dalam insiden itu, Gillard sempat terpeleset dan sebelah sepatunya copot.
(nvc/ita)










































